Laporan ini memperkenalkan cara kerja Pendekatan Sistem Aman, dengan fokus pada infrastruktur jalan dan praktik terbaik rekayasa keselamatan jalan dari salah satu negara dengan kinerja terbaik di Asia Tenggara dan Pasifik, Singapura.
Jalan-jalan di Singapura tidak hanya dianggap sebagai yang teraman di kawasan ini, tetapi juga termasuk yang teraman di dunia. Aturan dan regulasi manajemen keselamatan jalan yang diterapkan di negara ini telah menghasilkan langkah-langkah signifikan dalam mengelola dampak faktor tabrakan yang terkait dengan desain jalan raya, perilaku manusia, dan atribut kendaraan. Hasilnya, statistik keselamatan jalan menunjukkan bahwa jumlah kematian di jaringan jalan Singapura terus menurun selama dekade terakhir. Hal ini mendorong keinginan negara-negara tetangga untuk mengikuti contoh Singapura dan belajar dari pengalamannya.
Untuk mengurangi tabrakan yang disebabkan oleh kekurangan atau kerusakan kendaraan, salah satu langkah yang diambil di Singapura adalah memberlakukan kebijakan impor kendaraan yang ketat. Impor kendaraan diizinkan dari negara-negara yang telah mengadopsi dan mematuhi standar keselamatan kendaraan tinggi yang diakui. Kepatuhan terhadap keselamatan kendaraan secara khusus difokuskan pada 52 item yang ditetapkan oleh Otoritas Transportasi Darat (LTA). Selain standar impor kendaraan yang ketat, Singapura memberlakukan sistem kuota kendaraan yang ketat, yang mengatur jumlah kendaraan di jaringan jalan. Selain itu, kendaraan diharuskan menjalani inspeksi berkala. Mobil berusia antara 3 dan 10 tahun diharuskan menjalani inspeksi dua tahunan, dan mobil yang berusia lebih dari 10 tahun diharuskan menjalani inspeksi tahunan.
Selain itu, taksi diharuskan menjalani inspeksi setiap enam bulan. Pendidikan keselamatan jalan dan pendidikan pengemudi merupakan prinsip utama strategi keselamatan jalan Singapura. Pendidikan keselamatan jalan sebagian besar dilakukan oleh Polisi Lalu Lintas Singapura, tetapi organisasi nonpemerintah seperti Sekretariat Koordinasi Keamanan Nasional memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pendidikan keselamatan jalan di Singapura.